Minggu, 24 April 2011

Perjalanan ke Jogja, part 1


Hahaha..., sekian lama blog ini tak tersentuh, kesibukan untuk berusaha bekerja sebaik mungkin dalam memenuhi kewajiban, memaksa diri tak ingat lagi pada keinginan memiliki sebuah file dalam meniti Perjalanan Hidup, baiklah kali ini ingin ku coba lagi mengingat apa saja yang sempat dijalani selama tak sempat menuliskannya.

Yang menarik kuingat sajalah.., perjalanan liburan buah hatiku.., hehe.. ingin sekali ku memperkenalkan kehidupan luas ini kepadanya, tak terkecuali kota Yogyakarta yang sering kami kunjungi dan rasanya anaku pun menyukainya, sekedar memberikan informasi untuk buah hati ku, bahwa disini..., di kota ini (Jogja) Eyangnya pernah memiliki usaha rumah kos-kosan dan karena bundanya ga' bisa ngurus akhirnya dilego, di kota ini pula bundanya pernah bersekolah dimasa SMA, dan kebetulan juga sih.. rumah Embahnya ada di Gemolong, Sragen, yang bisa ditempuh paling lama 2 jam, dan jika tidak membawa kendaraan sendiri seringnya kami naik Pramex(kereta dari Jogja ke Solo, sejenis KRL di Jakarta), cukup mengasyikan..

Perjalanan ke Jogja kali ini bertepatan selepas bencana erupsi gunung Merapi, di bulan Desember 2010, ada banyak hal yang bisa dipelajari, sebut sajalah buah hatiku bisa sedikit merasakan setidaknya bisa melihat bagaimana sulitnya kehidupan para pengungsi bencana Merapi, yang lebih utama dia bisa menyaksikan bagaimana dahsyatnya akibat meletusnya gunung Merapi terhadap alam sekitarnya, kebetulan kami bisa mendekat di Puncak merapi yaitu disekitar rumah si juru kunci Merapa Mbah Marijan, sejauh-jauh mata memandang yang terlihat seperti padang pasir yang luas, kayu-kayu pinus bergelimpangan akibat terjangan Wedus Gembel, pohon-pohon bambu seluruhnya rebah seperti tak berdaya.

Yaahh.., sebuah pelajaran kecil bagi putriku.., inilah Perjalanan Hidup, jika yang punya hidup (Allah SWT) berkehendak, maka apapun dapat terjadi, memberi penguatan pada memorinya kita ini hanyalah makluk yang lemah meski diciptakan paling sempurna.., menambah wawasannya untuk senantiasa mengingat bahwa sang Pencipta adalah maka Kuasa..,

OOOhhhh..., tak terlalu berani berlama-lama di dekat puncak Merapi, meski sudah aman namun setelah bisa mengetahui segalanya dari jarak dekat, kami beranjak turun kembali ke Jogja, sepanjang jalan alam begitu indah, sawah hijau dengan tanaman sayur-sayuran, pohon-pohon yang tak terkenal Wedus Gembel, masih banyak yang tinggi menjulang, rindang di tengah sawah dan landang..., wah ini yang dipajang fotonya mas Basori (kakak sepupu putriku) kebetulan dia kuliah di Jogja dan menemani kami Jalan-jalan hehehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar